Di salah satu kelas, seorang guru sedang menjelaskan materi tentang sistem pencernaan pada manusia. Dengan sangat detail, guru tersebut menjelaskan proses percernaan makanan dari awal sampai akhir. Anan, salah satu murid yang mengikuti pelajaran tersebut memperhatikan dengan penuh seksama dan juga mencatat semua perkataan yang diucapkan gurunya tersebut tanpa terlewat satu katapun. Berbeda dengan Anan, Suci salah satu murid yang lain hanya mencatat beberapa kalimat yang dianggap penting. Lalu, metode mencatat yang seperti apa yang efektif dan efisien yang dapat gunakan oleh siswa untuk merangkum materi pelajaran yang disampaikan guru?.

Ada banyak metode mencatat yang semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangan. Diantara metode mencatat yang kita kenal tersebut antara lain metode garis besar, metode Cornell, metode pemetaan pikiran, metode catatan aliran, metode kalimat, metode bagan, dan menulis di Slide.

Salah satu metode mencatat yang sering digunakan oleh khalayak umum adalah metode mencatat ala Cornell. Teknis ini dirancang oleh professor Walkerr Pauk dari Cornel University tahun 1950an. Berikut panduan penerapan metode mencatat ala Cornell.

  1. Bagi selembar kertas menjadi tiga bagian
  • Buat garis horizontal dengan jarak 5 atau 6 baris dari bagian bawah. Usahakan garis dibuat lebih tebal agar terlihat batasnya.
  • Buat garis vertikal dengan panjang sekitar 5 cm dari bagian kiri. Garis yang dibuat ini dibuat memanjang dari atas sampai bawah.

  1. Kolom terbesar untuk menulis catatan

Pada bagian ini diisi pada saat guru sedang menjelaskan materi atau sedang dalam proses pembelajaran. Pada kolom ini berisi informasi penting yang disampaikan oleh guru, dengan menggunakan kalimat ringkas dan pendek. Catatan ditulis dapat berupa teks, poin-poin, gambar, atau grafik. Berikan jeda satu spasi antar catatan yang berbeda. Pada kolom ini juga dapat diberikan judul dari catatan pada bagian paling atas.

  1. Kolom kecil disamping untuk mencatat kata-kata kunci

Kolom ini diisi sesaat setelah materi selesai atau pada saat siswa mereviu kembali materi. Pada kolom ini kita isi catatan kata-kata kunci terkait dengan materi yang sampaikan, istilah-istilah asing, nama/tokoh atau pertanyaan.

  1. Kolom paling bawah untuk mencatat kesimpulan

Pada kolom ini, berisi catatan kesimpulan/ringkasan dari materi yang dijelaskan oleh guru. Catatan pada kolom ini berupa inti utama dari materi yang disampaikan. Bagian ini diisikan setelah proses pembelajaran atau materi yang disampaikan guru selesai.

Salah satu kelebihan dari metode ini adalah siswa dipaksa untuk melakukan review atau mengulas kembali materi yang sudah kita pelajari. Dengan begitu proses belajar akan memperoleh hasil yang maksimal. (Imron)