Published On: 15 December 2022Categories: Berita, Berita Daerah, Headline

Waliwilayah Kota Tegal, Ahmad Mudlofir saat menerima penghargaan dari Walikota Tegal yang diserahterimakan oleh Staf Ahli Wali kota bidang Hukum, politik dan Pemerintahan Budi Hartono, S.H, M.H, di Pendopo Kantor Wali Kota Tegal pada hari Selasa (14/12/2022)

Kota Tegal – – Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, yang diawali dengan SDM yang unggul, seperti kepala sekolah dan guru-gurunya.

Hal itu disampaikan Waliwilayah Kota Tegal, Ahmad Mudlofir di sela-sela kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Tegal untuk Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 dan 2 di Pendopo Kantor Wali Kota Tegal pada hari Rabu, 14 Desember 2022.

Focus Group Discussion (FGD) dihadiri oleh Staf Ahli Wali kota bidang Hukum, politik dan Pemerintahan Budi Hartono, S.H, M.H mewakili Wali Kota Tegal, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal M. Ismail Fahmi, S.IP, M.Si, Kepala BBPMP Jawa Tengah yang diwakili oleh Untung Setyo Wibowo dan Kepala BBGP Jawa Tengah yang diwakili oleh Dwi Heriyanto.

Undangan lain yang hadir diantaranya Sekretaris Dinas Pendidikan, para kepala Bidang Dinas Pendidkan, perwakilan Kantor Kemenag, para camat, lurah, PGRI, PGSI dan beberapa unsur lainnya.

Acara dimulai dengan penampilan kolaborasi dari semua sekolah penggerak angkatan 1 termasuk kepala sekolahnya. Pertunjukan yang ditampilkan ini merupakan salah satu wujud dari projek penguatan profil pelajar pancasila yang mengusung tema kebinekaan global.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, M. Ismail Fahmi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program sekolah penggerak dari Kemdikbudristek ini telah mampu mengangkat kualitas sekolah dan nantinya diharapkan dapat diikuti oleh sekolah lain di luar sekolah penggerak.

“Atas nama Dinas Pendidikan, saya sangat berterima kasih dan memberi apresiasi atas pendampingan terus menerus dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan¬† Provinsi Jawa Tengah melalui wali wilayah yang ditugaskan di Kota Tegal”. Terangnya.

Kadinas Pendidikan, M. Ismail Fahmi, menambahkan bahwa pendampingan ini telah membawa peningkatan mutu pendidikan ke arah yang benar dan berharap pendampingan tetap diteruskan untuk masa mendatang. “Sebagai bukti keberhasilan pendampingan oleh wali wilayah, ada penghargaan yang diterima oleh Kota Tegal, diantaranya; tahun 2021 Kota Tegal terpilih dan menerima penghargaan sebagai penyelenggara terbaik Program Sekolah Penggerak di Jawa Tengah”. Terangnya lagi.

Kadinas menambahkan bahwa pada tahun 2022, Kota Tegal juga mendapatkan anugerah sebagai daerah paling responsif dalam melakukan digitalisasi penerapan IKM di Jawa Tengah. “Selain itu Kota Tegal juga saat ini merupakan daerah dengan persentase tertinggi dalam pemanfaatan Platform Merdeka Belajar”. Tambahnya

Sementara kepala BBPMP Jateng yang diwakili oleh Untung Wibowo, menyampaikan bahwa BBPMP sebagai perwakilan Kemnedikbudristek di daerah bersama dengan BBGP Jawa Tengah telah berupaya membantu dan mendorong semua pemerintah daerah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalalui berbagai kebijakan dari Kemdikbud Ristek yang diwujudkan dalam program Merdeka Belajar yang saat ini sudah mencapai 22 Episode.

“Dalam pelaksanaan berbagai kebijakan tersebut, Kota Tegal dinilai telah melakukan dukungan yang sangat baik dan patut menjadi contoh bagi daerah lain. Satu hal yang masih harus diperjuangkan adalah terbitnya regulasi berupa peraturan Wali Kota terkait penngkatan mutu pendidikan dan berharap dalam waktu dekat sudah bisa diterbitkan”. Jelasnya.

Sedangkan dalam sambutan walikota yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan menyatakan bahwa pendidikan yang merupakan salah satu misi wali kota adalah jalan untuk meyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di masa yang akan datang.

“Pemerintah daerah Kota Tegal akan memberikan dukungan baik terkait regulasi maupun anggaran pendidikan. Terkait dengan dukungan regulasi berupa peraturan wali kota, beliau berjanji akan mengawal agar secepatnya bisa terbit”. Tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai wujud apresiasi kepada BBPMP Jawa Tengah, Wali kota Tegal memberikan piagam penghargaan kepada Wali wilayah Kota Tegal yang selama ini telah banyak membantu bagi upaya peningkatan mutu pendidikan di Kota Tegal. Penghargaan ini diterima oleh Ahmad Mudlofir selaku Koordinator wali wilayah.

Ahmad Mudlofir menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang tidak pernah diduganya tersebut dan berharap hal tersebut memberi semangat yang lebih baik lagi dalam melakukan pendampingan.

“Penghargaan ini juga wujud nyata bahwa kehadiran wali wilayah diterima dan mampu membangun sinergi yang baik dalam upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan dengan modal Power Map yang dibuat oleh tim Waliwilayah”. Pesannya.

Seperti diketahui saat ini BBPMP Provinsi Jawa Tengah mendampingi Program Sekolah Pengegrak yang ada di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Dimana Program Sekolah Penggerak adalah penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program ini dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.