Kudus – – Program Sekolah Penggerak (PSP) terus berjalan di Kabupaten Kudus dan selama perjalanan juga telah menerima kemudahan dari pihak lain agar pelaksanaan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Semua cerita indah disampaikan oleh sekolah penggerak saat mengikuti PMO (Project Management Office) pada hari Selasa 9 Agustur 2022 di SMP 2 Undaan Kudus yang mempertemukan seluruh stakeholder dalam mengawal pelaksanaan PSP di daerah.

Alif Noor Hidayati Wawil Widya Prada dari BBPMP Jateng yang memimpin diskusi PMO menyampaikan bahwa sekolah penggerak bisa menyampaikan segala permasalahan terkait pelaksanaan di sekolah penggerak dan kami akan membantu menyelesaikan masalah bersama Dinas Pendidikan.

“Kami akan terus membantu mengawal sekolah penggerak agar bisa terus mendapat update perkembangan ilmu yang terbaru melalui seri webinar, apalagi sekolah penggerak juga sudah dapat kemudahan bantuan laptop dari Djarum Foundation”. Ujar beliau yang merupakan lulusan Doktor dari Institut Teknologi Bandung.

Afriani Setianingrum Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menyampaikan bahwa saat ini 33 sekolah penggerak sudah menerima bantuan dan sudah dipakai oleh sekolah berupa 33 laptop. Selanjutnya kami juga mengajukan bantuan lagi untuk 11 sekolah penggerak untuk tahap 2.

“Djarum Foundation sudah membantu 33 sekolah penggerak dan sudah dirima bantuan laptop itu yang digunakan oleh sekolah dalam membantu kelancaran pelaksanaan Program sekolah penggerak dan implementasi Kurikulum Merdeka”. Ujarnya.

Endang Supartini dari TK Pertiwi Kutuk menyampaikan terimakasih kepada Dinas Pendidikan pemuda dan Olahraga, serta Djarum Foundation bisa menunjang kegiatan sekolah penggerak.

“Kami berharap kerjasama mitra pembangunan antara Dikpora dan lembaga lain untuk sekolah penggerak ini  terus berjalan agar pelaksanaan program sekolah penggerak semakin lancar. Kami sangat terbantu dengan bantuan Laptop untuk sekolah TK Penggerak karena kami belum memiliki laptop untuk kegiatan program sekolah penggerak yang sangat banyak”. Ujarnya.

Abd Rochim koordinator sekolah penggerak SMP sekaligus Kepala Sekolah SMPN 5 Kudus menambahkan, Manfaat laptop dari Djarum Foundation untuk sekolah penggerak bisa membantu memperlancar kegiatan dan sarana dalam menjalankan tugas sebagai Kepala sekolah Program Sekolah Senggerak.

“Kami bisa menggunakan laptop untuk mengakses Platform Merdeka Mengajar, data terkait , Rapor Pendidikan, Akses aplikasi digital terkait PSP, Aplikasi BOS, Aplikasi Arkas, Aplikasi Siplah. Dengan bantuan laptop ini,  data sekolah akan aman karena tidak tercampur dengan data pribadi”. Ujarnya.

Syaifulloh Konsultan BBPMP Jateng yang mengikuti PMO, sangat mengapresiasi kepada Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam menjalin kerjasmaa dengan mitra pembangunan di daerah dalam mendukung program sekolah penggerak (PSP) dan Implementasi Kurikulum Merdeka.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kudus yang telah membantu mencarikan bantuan laptop untuk sekolah penggerak dari Djarum Foundation sehingga membantu kelancaran kegiatan di sekolah”. Ujarnya.

Mitra pembangunan menjadi mitra dalam pelaksanaan program sekolah penggerak dan implementasi Kurikulum merdeka perlu dijawil agar bisa membantu kelancaran program bagi satuan Pendidikan.