Published On: 17 April 2024Categories: Artikel Pendidikan, Headline

(Semarang, 19/3/2024). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) baru saja melakukan pembaruan data pada rapor pendidikan untuk pemerintah daerah. Data pembaruan untuk pemerintah daerah tersebut berdasarkan hasil Asesmen Nasional (AN), Survei Lingkungan Belajar (Sulinjar) 2023 dan sumber data lainnya seperti dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data pembaruan rapor pendidikan tersebut dapat di lihat melalui tautan raporpendidikan.kemdikbud.go.id. Berikut rapor pendidikan Kabupaten Banyumas tahun 2024 dilihat dari enam indikator prioritas yaitu indikator kemampuan literasi, numerasi, iklim keamanan sekolah, kebinekaan, inklusifitas, dan angka partisipasi sekolah.

Rapor pendidikan atau indeks capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kabupaten Banyumas pada tahun 2024 berada pada kategori Tuntas Pratama dengan nilai 78,39. Capaian tersebut meningkat dari capaian tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, indeks SPM Kabupaten Banyumas masih pada kategori Tuntas Muda dengan nilai 66,44. Rapor pendidikan/indeks SPM Kabupaten/Kota sendiri mengukur komponen angka partisipasi sekolah (APS 5-6 tahun, APS 7-15 tahun, dan APS 7-18 tahun Kesetaraan), capaian literasi, numerasi, iklim keamanan, iklim kebinekaan, iklim inklusifitas, proporsi guru PAUD S1/D4, dan proporsi satuan PAUD terakreditasi minimal B.

 

Capaian Angka Partisipasi Sekolah

Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia anak 5-6 tahun di Kabupaten Banyumas berada pada kategori capaian Sedang, dengan angka 82,4%. Capaian tersebut meningkat 16,71% dibandingkan capaian tahun 2023 yang sebesar 65,69%.

Angka partisipasi sekolah anak usia 7-12 tahun pada tahun 2024 sebesar 99,62% dengan kategori capaian Tinggi. Angka partisipasi tersebut turun 0,34 dari capaian tahun 2023 yang sebesar 99,96. Sedangkan angka partisipasi sekolah anak usia 13-15 tahun sebesar 99,14% dengan kategori capaian Tinggi. Angka partisipasi tersebut mengalami penurunan sebesar 0,53% dari angka partisipasi tahun 2023 yang sebesar 99,67%.

Angka partisipasi sekolah anak usia 7-15 tahun di Kabupaten Banyumas tahun 2024 sebesar 99,45% dengan kategori capaian Tinggi. Angka partisipasi tersebut mengalami penurunan sebesar 0,41% dari angka partisipasi tahun 2023 yang sebesar 99,86%. Sedangkan untuk angka partisipasi sekolah usia 7-18 Kesetaraan adalah sebesar 22,13% dengan kategori capaian Rendah, capaian tersebut meningkat 10,56 dibandingkan capaian tahun 2023 yang sebesar 11,57%.

 

Capaian Literasi dan Numerasi

Capaian kemampuan literasi pada SD Umum (Negeri dan Swasta) berada pada kategori Baik. Dengan nilai sebesar 81,15. Capaian literasi tersebut mengalami kenaikan sebesar 6,29 dari tahun 2023 yang sebesar 74,86. Sama seperti capaian SD Umum, capaian untuk SD Keagamaan berada pada kategori Baik, dengan nilai 72,78. Capaian tersebut mengalami kenaikan 8,26 dari capaian tahun 2023 yang sebesar 64,52.

Untuk capaian kemampuan numerasi pada SD Umum berada pada kategori Sedang dengan nilai 68,95. Capaian tersebut meningkat sebesar 13,07 dari tahun 2023 yang sebesar 55,88. Adapun untuk capaian numerasi pada SD Keagamaan juga berada pada kategori Sedang, dengan nilai 57,91, capaian tersebut naik 14 dibandingkan capaian tahun 2023 yang sebesar 43,91.

Capaian kemampuan literasi pada jenjang SMP Umum (Negeri dan Swasta) berada pada kategori Baik, dengan nilai sebesar 82,9. Capaian literasi tersebut mengalami kenaikan sebesar 5,52 dari capaian tahun 2023 yang sebesar 77,38. Sama seperti capaian SMP Umum, capaian untuk SMP Keagamaan juga berada pada kategori Baik, dengan nilai 77,3 mengalami kenaikan sebesar 7,24 dari tahun 2023 yang sebesar 70,06.

Untuk capaian kemampuan numerasi pada jenjang SMP Umum berada pada kategori Baik dengan nilai 76,98. Capaian tersebut meningkat sebesar 23,1 dari tahun 2023 yang sebesar 53,88. Adapun untuk capaian kemampuan numerasi pada SMP Keagamaan juga berada pada kategori Baik, dengan nilai 71,53, naik 25,35 dari capaian tahun 2023 yang sebesar 46,18.

 

Capaian Iklim Keamanan, Kebinekaan dan Inklusifitas

Pada jenjang SD Umum, capaian iklim keamanan sekolahnya adalah sebesar 74,19 (kategori Baik) naik 3,34 dari tahun 2023 yang sebesar 70,85; capaian iklim kebinekaannya sebesar 74,32 (kategori Baik) naik 3,94 dari capaian tahun sebelumya yang sebesar 70,38; dan capaian iklim inklusifitasnya sebesar 56,11 (kategori Baik), mengalami penurunan 0,45 dari tahun 2023 yang sebesar 56,56.

Sedangkan untuk jenjang SD Keagamaan, capaian iklim keamanan sekolahnya sebesar 67,98 (kategori Baik) naik 2,59 dari capaian tahun 2023 yang sebesar 65,39; capaian iklim kebinekaannya sebesar 69,68 (kategori Baik) naik 2,42 dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar 67,26; dan capaian iklim inklusifitasnya sebesar 50,9 (kategori Sedang) mengalami penurunan 2,3 dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar 53,2.

Pada jenjang SMP Umum, capaian iklim keamanan sekolahnya sebesar 71,17 (kategori Baik) naik 1,84 dari capaian tahun 2023 yang sebesar 69,33; capaian iklim kebinekaannya sebesar 74,59 (kategori Baik) naik 6,05 dari capaian tahun sebelumya yang sebesar 68,54; dan capaian iklim inklusifitasnya sebesar 57,63 (kategori Baik), mengalami kenaikan 1,55 dari capaian tahun 2023 yang sebesar 56,08.

Sedangkan untuk jenjang SMP Keagamaan, capaian iklim keamanan sekolahnya adalah sebesar 67,08 (kategori Baik) mengalami kenaikan 1,34 dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar 65,74; capaian iklim kebinekaannya sebesar 70,42 (kategori Baik) naik 4,26 dari tahun sebelumnya yang sebesar 66,16; dan capaian iklim inklusifitasnya sebesar 53,92 (kategori Sedang) mengalami kenaikan 0,27 dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar 54,19.

 

Capaian jenjang PAUD

Capaian jumlah satuan PAUD di Kabupaten Banyumas yang sudah terakreditasi minimal B berada pada capaian Tinggi, dengan skor sebesar 83,88%. Sedangkan untuk proporsi guru PAUD dengan kualifikasi S1/D4 berada pada angka 79,8% dengan kategori capaian Baik. Capaian guru PAUD yang berkualifikasi S1/D4 mengalami kenaikan sebesar 8,93% dari tahun sebelumnya yang sebesar 70,87%.

Kemendikbudristek berharap pemerintah daerah baik tingkat provinsi, kabupaten/kota memanfaatkan pembaruan data rapor pendidikan tahun 2024 untuk perencanaan anggaran dan kegiatan guna mendukung pencapaian indikator kinerja urusan pendidikan. (Imron)