Published On: 27 June 2024Categories: Berita, Headline

Peserta Coaching Clinic Sekolah Inti Transformatif Kabupaten Cilacap Semangat Untuk Mengimbaskan

Kota Semarang  – – BBPMP Jateng  mengadakan kegiatan Coaching Clinic Sekolah Inti Transformatif yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 25 – 28 Juni 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui whole school development Sekolah Inti Transformatif. Endang Tri, yang menjadi narasumber di kelas Kabupaten Cilacap, menjelaskan bahwa materi yang diberikan sangat komprehensif dan mudah diimplementasikan. “Materi ini memudahkan satuan pendidikan untuk melaksanakannya di sekolah masing-masing dan mengimbaskan ke sekolah lain,” ujarnya.

Salah satu peserta, Putri dari TK Negeri Nusawungu Kabupaten Cilacap, mengungkapkan kesannya. “Saya senang sekali mengikuti pelatihan ini. Materi-materinya menarik dan disampaikan dengan santai. Pelatihan ini menguatkan implementasi yang sudah kami lakukan, sehingga yang sudah baik akan semakin kuat dan yang perlu ditingkatkan akan semakin meningkat,” kata Putri dengan antusias.

Puji Riyanto, yang juga dari TK Negeri Nusawungu, menambahkan bahwa pelatihan ini sangat membantu dalam memahami konsep whole school development. “Kegiatan ini memberikan wawasan baru dan strategi yang bisa langsung diterapkan di sekolah kami,” ujarnya. Keberhasilan pelatihan ini tidak hanya diukur dari teori yang disampaikan, tetapi juga dari praktik dan pengalaman nyata yang dibagikan oleh para peserta.

Alfatihah, S.Pd. dari PAUD Amanah, Kecamatan Kampung Laut, menyatakan rasa bangganya mengikuti kegiatan ini. “Saya merasa sangat bangga karena bisa mengikuti perkembangan zaman. Sekolah-sekolah inti di Kabupaten Cilacap diharapkan bisa menjadi agen transformasi untuk perubahan pendidikan di masa yang akan datang,” ujarnya dengan penuh semangat. Menurutnya, pelatihan ini memberikan pandangan baru tentang bagaimana sekolah dapat menjadi motor penggerak perubahan.

Musini, peserta dari PAUD Amanah, juga merasa mendapatkan banyak pemahaman baru dari pelatihan ini. “Saya senang mendapatkan pengalaman di sini. Banyak sekali pemahaman yang saya ambil. Terima kasih, kami akan menerapkannya di sekolah kami,” katanya. Ia berharap, pengalaman dan pengetahuan yang didapat bisa membawa perubahan positif di lingkungan sekolahnya.

Titin Fariah dari PAUD Masitoh Bulu Payung, Kecamatan Patimuan, merasa materi tentang lingkungan belajar yang positif sangat menarik. “Hari ini kita belajar tentang disiplin yang bukan hanya karena pengawasan, tetapi juga disiplin positif. Ada tujuh macam prinsip disiplin positif yang dibahas,” ujarnya. Menurut Titin, prinsip-prinsip ini sangat relevan dan penting untuk diterapkan di sekolah-sekolah.

Kegiatan Coaching Clinic ini diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi peserta untuk mengimbaskan pengetahuan dan pengalaman yang mereka peroleh ke sekolah-sekolah lain di daerah mereka. Dengan demikian, transformasi pendidikan dapat terjadi secara menyeluruh dan merata. “Kami berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di daerah mereka masing-masing,” ujar Endang Tri.

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari antusiasme dan semangat para peserta yang ingin terus belajar dan berkembang. “Saya melihat semangat yang luar biasa dari para peserta. Mereka sangat bersemangat untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari di sini,” tambah Endang. Semangat ini diharapkan dapat terus tumbuh dan menyebar ke sekolah-sekolah lain.

Konsultan BPMP Jateng, Syaifulloh,  berharap kepada peserta Coaching Clinic Sekolah Inti Transformatif ini,  dapat terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Cilacap. “Semangat dan dedikasi para peserta diharapkan dapat membawa perubahan positif dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Cilacap”. Pesannya.