Published On: 26 June 2024Categories: Berita, Headline

Naiza Rosalia Berikan Teknik Voice Over Implementatif dan Ceria

Kota Semarang – – Workshop Teknis Videografi dan Jurnalisme yang diselenggarakan BBPMP Jateng selama tiga hari dari tanggal 25 –  27 Juni 2024 di Aula Kartini diikuti oleh 70 peserta. Pada hari kedua peserta menerima materi dari  narasumber berpengalaman  yang  membantu peserta menguasai pembuatan voice over.

Naiza Rosalia, dengan pengalaman panjangnya selama 7 tahun di radio, 10 tahun di TV, dan 21 tahun di bidang public speaking, menjadi pembicara utama yang membagikan ilmu dan pengalamannya. Naiza mempraktikkan contoh bervariasi tentang cara menggunakan artikulasi yang tepat saat membuat VO. Menurutnya, dengan artikulasi yang jelas, pesan yang disampaikan akan lebih mudah diterima oleh pendengar.

Selain artikulasi, Naiza juga menekankan pentingnya tempo suara. Pengaturan tempo yang baik dapat membantu pendengar mengikuti alur cerita dengan lebih nyaman. Dia juga mengingatkan untuk menggunakan tubuh dalam proses pembuatan VO, karena ekspresi fisik dapat mempengaruhi kualitas suara.

Penggunaan bahasa yang tepat dan intonasi yang baik juga ditekankan oleh Naiza. Intonasi yang menarik dapat menggugah rasa pemirsa untuk lebih terlibat. “Jangan lupa untuk tersenyum ketika membuat VO,” tambahnya, menekankan pentingnya menyampaikan emosi positif melalui suara.

Naiza juga menjelaskan teknik penekanan kata, karakter kalimat, dan pemenggalan kata yang tepat. Menurutnya, pengelolaan napas secara intens selama VO sangat penting untuk menjaga kualitas suara dan kejelasan pesan. “Pastikan pada bagian tertentu ada penekanan kata dan pemenggalan yang tepat,” tegas Naiza.

Prima dan Gela dari PDM 07, yang ikut serta dan mempraktikkan langsung VO, menyatakan bahwa materi yang disampaikan oleh Naiza sangat implementatif dan mudah diterapkan oleh tim Digital Creative. “Materi ini sangat berguna dan langsung bisa kami terapkan dalam membuat VO oleh tim DC BBPMP Jateng,” ujar mereka.

Naiza ketika menyampaikan materi melalui pendekatan antusiasme dan keterampilan praktis, memberikan motivasi kepada peserta dengan pendekatan “smile” menyenangkan dengan berbagai contoh-contoh praktis yang dialaminya memudahkan peserta memahami materi dan terlibat dan mencoba terus agar kemampuan bisa berkembang dengan baik.

“Diharapkan para peserta dapat meningkatkan kualitas voice over dengan membawa nuansa ceria dan profesionalisme dalam setiap karya yang hasilkan”. Pungkasnya