Published On: 2 October 2023Categories: Berita, Berita Daerah, Headline

Foto: Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, S.Psi, M.Psi, Kadinsik Kota salatiga, Nunuk Dartini, M.Pd, bersama staf Dinas Pedidikan, Waliwilayah BBPMP Jateng Dr. Tri Mulyani,M.Pd dan para guru dan murid Kombel SMP Penggerak Kota Salatiga.

Kota Salatiga – – Pendidikan dan perlindungan bagi anak-anak serta orangtua menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Kota Salatiga. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, S.Psi, M.Psi, dalam sebuah kegiatan yang diadakan di aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga pada tanggal 2 Oktober 2023. Pada acara Kegiatan  kompetisi antar guru dan lokakarya komunitas belajar sekolah penggerak SMP yang bertajuk “Ngobrol Bareng Bersama Forkominda.”

Kapolres Aryuni Novitasari menggarisbawahi pentingnya mendidik generasi muda dengan baik dan memberikan perlindungan yang adekuat bagi mereka. Ia mengatakan, “Pendidikan adalah investasi untuk masa depan, dan perlindungan adalah hak asasi setiap anak.”

Dalam pidatonya, Kapolres juga menyoroti pentingnya peran orangtua dalam membentuk karakter anak-anak. “Orangtua memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak agar menjadi individu yang baik dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Ia juga menekankan perlunya kerja sama antara pihak sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. “Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan, serta mengatasi masalah-masalah seperti bullying dengan tegas,” jelas Kapolres.

Semua pihak berharap agar upaya-upaya ini akan terus meningkatkan mutu pendidikan di Kota Salatiga dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan. Kapolres Aryuni Novitasari menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung inisiatif ini demi masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

Sekda Kota Salatiga, Ir. Wuri Pujiastuti, MM, memberikan dukungannya yang kuat terhadap konsep sekolah penggerak di SMP Kota Salatiga. Ia menekankan pentingnya konsep ini sebagai inspirasi dan contoh bagi sekolah lainnya dalam upaya menguasai transformasi pembelajaran. Dengan adanya sekolah penggerak, diharapkan akan terjadi percepatan dalam peningkatan mutu pendidikan di Kota Salatiga secara keseluruhan.

Selain memberikan dukungan moril, Sekda juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Salatiga telah mengambil langkah konkret dalam mendukung capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan anggaran khusus kepada sekolah penggerak melalui anggaran yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan. Hal ini menunjukkan komitmen yang serius dari Pemerintah Kota Salatiga dalam memajukan sektor pendidikan dan memastikan bahwa semua sekolah di kota ini memiliki akses yang sama terhadap sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Dengan adanya dukungan dan upaya konkret seperti ini, diharapkan Kota Salatiga dapat terus mengalami peningkatan yang signifikan dalam bidang pendidikan. Transformasi pembelajaran yang dikuasai oleh sekolah penggerak dapat menjadi landasan untuk perbaikan mutu pendidikan secara menyeluruh, dan hal ini akan memberikan manfaat besar bagi para siswa di Kota Salatiga.

Nunuk Dartini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, menyoroti peran utama sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pendidikan yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam pembangunan masyarakat dan negara. Kepala Dinas Pendidikan memahami bahwa sekolah harus menjadi pusat inovasi yang berkelanjutan untuk memenuhi tuntutan zaman yang terus berubah.

“Inovasi-inovasi seperti pengunggahan video di platform seperti YouTube adalah bukti konkret bahwa sekolah berusaha untuk tetap relevan dan mendekatkan pendidikan kepada lebih banyak individu”. Tegasnya.

Dengan mengunggah video di YouTube, sekolah dapat memperluas akses pendidikan kepada lebih banyak orang. Ini adalah langkah positif dalam mengatasi tantangan aksesibilitas yang mungkin dihadapi oleh sebagian masyarakat. Melalui pendekatan ini, lebih banyak orang dapat mengakses materi pembelajaran dan memperoleh pengetahuan yang bermanfaat.

“Hal ini sejalan dengan prinsip inklusivitas dalam pendidikan, yang menekankan pentingnya memberikan peluang kepada semua orang, tanpa terkecuali”. Tegasnya lagi.

Ia menambahkan bahwa pengunggahan video di platform digital juga mencerminkan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan tren pembelajaran daring. “Di era digital ini, teknologi menjadi alat yang sangat efektif dalam mendukung proses pembelajaran. Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga telah menjadikan inovasi ini sebagai salah satu upaya untuk menjaga relevansi pendidikan di zaman yang terus berubah”. Tambahnya

Kepala Dinas Pendidikan mengajak untuk selalu berpikir kreatif dalam merancang solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Upaya seperti pengunggahan video di YouTube adalah langkah kecil yang dapat membawa dampak besar dalam dunia pendidikan.

“Semoga inovasi-inovasi semacam ini terus mendukung perbaikan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas”. Tambahnya lagi.

Tidak hanya itu, Bu Kabid PTK (Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kependidikan) juga membuat program dan perencanaan untuk akselerasi dan percepatan pendidikan, dengan dorongan dan tanggung jawab yang besar.

Waliwilayah Kota Salatiga, Tri Mulyani, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara proaktif. Melalui forum komunikasi pimpinan daerah (Forkominda), pemerintah daerah mengambil langkah konkret untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Langkah ini sangat penting karena pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator utama dari efektivitas sebuah pemerintahan”. Ungkapnya.

Ia mengatakan Talkshow dan kegiatan nyata yang dieksekusi merupakan metode yang efektif untuk memperbaiki pelayanan publik. Dalam talkshow, para pemangku kepentingan dapat berbagi pengalaman, pandangan, dan ide-ide konstruktif tentang bagaimana meningkatkan SPM.

“Ini adalah wadah yang sangat penting untuk berkolaborasi dan mengidentifikasi solusi terbaik. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan nyata yang langsung dieksekusi adalah bukti nyata bahwa pemerintah daerah serius dalam upaya perbaikan pelayanan kepada masyarakat”. Ungkapnya lagi.

Komitmen Kota Salatiga ini harus menjadi inspirasi  untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Dengan kerja sama dan komunikasi yang baik antara pemangku kepentingan, kita dapat mencapai Standar Pelayanan Minimal yang lebih tinggi, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah”. Tabahnya.

Pada acara Komunitas Belajar Sekolah Penggerak SMP  “Ngobrol Bareng Bersama Forkominda” ini, ada juga permintaan dari pihak sekolah terkait penggunaan ponsel oleh siswa di luar keperluan pembelajaran. Perlindungan terhadap guru dan murid menjadi fokus dalam parenting yang diinginkan oleh sekolah.

Semua pihak berharap agar upaya-upaya ini akan terus meningkatkan mutu pendidikan di Kota Salatiga dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.