Published On: 6 October 2023Categories: Berita, Berita Daerah, Headline

Foto: Kepala BBPMP Jateng, Nugraheni Triastuti, SE,. bersama Kapokja 2, Dr. Alif Noor Hidayati, M.Pd bersama 2 Srikandi Bu Modul.

Kota Salatiga – – Di kota Salatiga, ada dua sosok yang mendapatkan julukan menarik dalam dunia pendidikan. Mereka adalah Bu Endang, seorang Pengawas Sekolah SMP di Dinas Pendidikan Kota Salatiga, dan Bu Muji, Kepala Sekolah SMPN 2 Kota Salatiga.

Bu Endang dikenal dengan julukan sebagai “Bu Modul” karena peran pentingnya dalam memotivasi para guru untuk terus menggunakan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Dalam tugasnya sebagai pengawas sekolah, Bu Endang secara rutin memantau perkembangan pemanfaatan PMM di berbagai sekolah.

Di sisi lain, Bu Muji, Kepala Sekolah SMPN 2 Kota Salatiga, juga berperan penting dalam pengembangan PMM. Beliau telah menciptakan formulir khusus untuk memantau pelatihan mandiri, asesmen, dan penyelesaian topik di PMM oleh setiap guru di sekolahnya. Sebuah prestasi luar biasa adalah satu guru yang hampir pensiun berhasil menyelesaikan 39 dari 41 topik yang tersedia di PMM.

Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Pendidikan (BBPMP) Jateng, Nugraheni Triastuti, sangat mengapresiasi kesuksesan SMPN 2 dalam mengawal dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Upaya kolaborasi “2 Sikandi Bu Modul” antara Bu Endang dan Bu Muji telah membantu meningkatkan pemanfaatan PMM di sekolah tersebut.

Dalam kunjungannya ke SMPN 2 Salatiga, Nugraheni Triastuti mengungkapkan bahwa kerja keras dan semangat inovasi sekolah ini merupakan contoh yang luar biasa dalam mendukung pendidikan di era digital. Dia berharap keberhasilan SMPN 2 akan menginspirasi sekolah lain untuk lebih aktif dalam mengembangkan PMM.

Kapokja 2 Alif Noor Hidayati, yang juga ikut mendampingi kunjungan Sulingjar (Survey Lingkungan Belajar ), merasa sangat bangga atas capaian SMPN 2 Salatiga dalam mengawal dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui PMM. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi antara pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru-guru memiliki dampak positif yang luar biasa dalam dunia pendidikan.

Penggunaan PMM sebagai alat pembelajaran yang inovatif telah membawa manfaat besar dalam peningkatan kualitas pendidikan di SMPN 2 Salatiga, dan keberhasilan mereka memberikan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi praktik terbaik ini. Dalam era pendidikan yang terus berkembang, kolaborasi seperti ini menjadi kunci untuk menghasilkan lulusan yang lebih kompeten dan berdaya saing. Selamat kepada SMPN 2 Salatiga atas pencapaian luar biasa mereka dalam memajukan pendidikan di Kota Salatiga.