Zainal Kabir,SE,.M.SI menjadi Fasilitator Pendampingan Penjaminan Mutu Pendidikan Melalui FGD di Kabupaten Demak.

Demak – – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak melaksanakan kegiatan Pendampingan Penjaminan Mutu Pendidikan Melalui FGD pada hari Kamis, 12 Januari 2023 bertemempati Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak.

Kegiatan FGD ini dihadiri 39 orang, dari Kelas A, 25 orang dan kelas B, 14 orang. FGD difaasilitatori oleh  Zainal Kabir, S.E., M.Si., Dwi Hery Nurhayanti, S.Pd. Co-Fasilitator : Istiqomah Abdini, A.Md.Keb. Administrasi : Ika Fitriana Yuliyanti, S.E. dan Hesty Laily Anggraeny, S.Kom. Sedanfkan Narasumber Eselon adalah; Haris Wahyudi Ridwan, AP., M.Si, dan dibantu panitia;  Subkhan,  Sri Wahyuningsih dan Tri Pitoyo

Kepala Dinas Dikbud Kab. Demak, Haris Wahyudi Ridwan menyampaikan bahwa  kegiatan FGD Pendampingan Penjaminan Mutu Pendidikan agar diperoleh data dari peserta FGD setiap peserta memiliki pengetahuan yang berbeda-beda sehinga nanti akan mengetahui kondisi riil yang ada di setiap lini.

“Di dalam FGD diharapkan akan mendapatkan kesatuan agar memperoleh kekuatan. Perubahan yang kecil benar-benar akan mempengaruhi sesuatu yang besar. FGD harus dilakukan dengan sepenuh hati agar nantinya akan berpengaruh pada peningkatan yang lebih besar”. Tegasnya.

Kadinas menambahkan, ketika ada perubahan kecil tetapi dilakukan berulang-ulang terus maka akan mempengaruhi dan menyebabkan perubahan yang sangat besar. Karena itu dengan pengalaman yang sudah diperoleh masing-masing individu akan menguatkan dan mempengaruhi individu-individu yang lain. Dengan FGD semua bisa menyampaikan apa yang diketahuinya.

“Saya berharap FGD dapat dilaksankan dengan sebaik-baiknya dan menjadi kekuatan untuk peningkatan mutu Pendidikan di kab. Demak. Semoga FGD ini dapat menghasilkan sesuatu yg terbaik dalam rangka peningkatan mutu Pendidikan di Kab. Demak”. Tegasnya lagi.

Sambutan dari BBPMP Provinsi Jawa Tengah, Zainal Kabir, menyampaikan bahwa unsur yang diundang: Dinas Dikbud, BKD, BAPPEDA, Kemenag, Pokja Litnum, Co Kapten dan Mitra, Kombel Belajar jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK. Tujuan dari kegiatan: Survey dan FGD, memperoleh data dalam rangka penyusunan program penjaminan mutu Pendidikan.
Outcome: Meningkatkatnya indikator capaian Pendidikan di kab. Demak.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Dikbud beserta Jajarannya atas terfasilitasi kegiatan FGD di Kabupaten Demak. Sedangkan unsur yang diundang: Dinas Dikbud, BKD, BAPPEDA, Kemenag, Pokja Litnum, Co Kapten dan Mitra, Kombel Belajar jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK”. Terangnya.

Zainal menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan: Survey dan FGD, adalah untuk memperoleh data dalam rangka penyusunan program penjaminan mutu Pendidikan.

“Outcome dari FGD adalah untuk  meningkatkatnya indikator capaian Pendidikan di Kab. Demak
Ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas Dikbud beserta Jajarannya atas terfasilitasi kegiatan FGD di  Kabupaten Demak dengan mengundang pihak pemangku kepentingan pendidikan”. Jelasnya.

Zainal Kabir melaporkan Kegiatan FGD dipimpin oleh Fasilitator yang  menyampaikan paparan terkait dengan maksud dan tujuan FGD, sasaran, serta skenario kegiatan.
Fasilitator menyampaikan pertanyaan pemantik di FGD 1
MB 10: Perluasan Beasiswa LPDP
MB 13 : Merdeka Berbudaya kanal Indonesiana. MB 17 : Revitalisasi Bahasa Daerah. MB 2 : Kampus Merdeka.

“Selanjutnya peserta berdiskusi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dan hasil diskusi kelompok ditulis pada postit. Kemudian ditempel di kertas plano. co fasilitator menginput jawaban kelompok pada format excel yang sudah disiapkan”. Jelasnya lagi.

Zainal menambahkan, pada kegiatan penguatan, fasilitator bersama peserta menyusun rekomendasi terkait program Merdeka Belajar, yaitu: Perluasan Beasiswa LPDP mengusulkan
Kuota Ditambah, Kriteria/ persyaratannya dipermudah. Merdeka Berbudaya kanal Indonesiana berupa Sosialisasi Program Merdeka Berbudaya kanal Indonesiana. Revitalisasi Bahasa Daerah dan Bahasa daerah merupakan mapel wajib bukan pilihan termasuk Dikmas (Paket A-C), PAUD, SD-SMK.

“Kampus Merdeka dilaksanakan Sosialisasi Program Kampus Merdeka.  Program Sekolah Penggerak dengan Memaksimalkan Pengimbasan ke sekolah-sekolah sekitar. Terpenuhi SDM di satpen
Mewajibkan SP untuk pengimbasan
Adanya Dana Pendamping dari Pemda”. Tuturnya.

Zainal menuturkan lagi terkait  IKM dan PMM, Kolaborasi PTK disatpen, Program Organisasi Penggerak
Sosialisasi Program Organisasi Penggerak ke pemerintah daerah, Guru Penggerak agar terjalin kolaborasi antar Guru Penggerak di Kabupaten. AN, RPP dan PPDB Zonasi. Pemenuhan sarpras
Sasaran AN ditingkatkan (>50%).

“Diharapkan Rapor Pendidikan Indonesia dan hasil Rapor Pendidikan Terbit Maksimal Bulan Desember, diharapkan Disdikbud  melakukan Pelatihan Pemanfaatan Rapor Pendidikan”. Tuturnya lagi.

Terakhir Zainal menjelaskan terkait penyaluran dan Penggunaan Dana BOS, diharapkan ada penambahan dana BOS/Siswa dan pemanfaatannya Lebih fleksibel dalam penggunaan (disesuaikan dengan kebutuhan sekolah). Sekolah aman berbelanja dengan SIPlah, harga disesuaikan dengan harga pasar dan pengiriman barang lebih maksimal (jangan terlalu lama)

“Terakhir ada akselerasi peningkatan Pendanaan PAUD dan Pendidikan Kesetaraan, nominal dana ditambah, mekanisme pelaporan dan pencairan lebih mudah serta ada sinkronisasi ulang dapodik”. Tutupnya.

Semoga dengan FGD pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Demak.semakin mengetahui dan mengenal 13 Episode Merdeka Belajar sebagai informasi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan.