Keterangan Foto: Kepala BBPMP Provinsi Jawa Tengah, Nugraheni Triastuti, SE,.M.Si Saat Memberikan penjelasan terkait Design Thinking PBD

Semarang – BBPMP Provinsi Jawa Tengah mengawal 13 Episode Merdeka Belajar yaitu: Episode 1 : 4 Pokok Kebijakan Merdeka Belajar; Episode 2 : Kampus Merdeka; Episode 3 : Perubahan mekanisme penyaluran dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS); Episode 4 : Program organisasi penggerak; Episode 5 : Program Guru Penggerak; Episode 7 : Program Sekolah Penggerak; Episode 10 : Perluasan Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Episode 12 – Sekolah Aman Berbelanja dengan SIPLah. Episode 13 : Merdeka Berbudaya Dengan Kanal Indonesiana. Episode 15 : Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar. Episode 16 : Akselerasi dan Peningkatan Pendanaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Kesetaraan. Episode 17: Revitalisasi Bahasa Daerah. Merdeka Belajar Episode 19 : Rapor Pendidikan Indonesia.

Kepala BBPMP Provinsi Jawa Tengah, Nugraheni Triastuti dalam pengarahan kepada seluruh Kapokja dan anggotanya untuk membahas hasil FGD dan Survey, pada hari Selasa (15/1/23) di Ruang B.24 Gedung Sukarno, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan penjaminan mutu pendidikan melalui FGD bertujuan; Melakukan Survei dan Focus Group Discussion (FGD) Penjaminan Mutu Pendidikan dan Merdeka Belajar. Survey ini menggali informasi terkait implementasi Merdeka Belajar dalam 13 episode dari 22 episode Merdeka Belajar yang menjadi tugas dan fungsi penjaminan mutu.

“Dengan diperolehnya data FGD dari 35 Kabupaten/Kota, akan digunakan sebagai dasar penyusunan rekomendasi perencanaan BerbasisData (PBD) di BBPMP ProvinsiJawaTengah. Dengan rekomendasi yang diolah oleh Kapokja dan tim, maka itu akan digunakan dalam menyusun kegiatan tahun 2023”. Jelasnya.

Nugraheni juga menjelaskan bahwa program yang disusun oleh Kapokja dan timnya akan menjadi praktik baik, bagaimana cara memanfaatkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) ini harus berdasarkan data yang valid agar program yang disusun sesuai dengan kebutuhan untuk mengawal 13 Merdeka Belajar di atas.

“Kami berharap kepada Kapokja dan tim agar menggunakan pola sesuai dengan Design Thinking yang sudah dijelaskan tadi agar alur program yang kita susun untuk kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Tengah berikut capaiannya untuk tahun 2023 sesuai dengan yang kita harapkan”. Jelasnya lagi.

Kegiatan pencermatan dan langkah kegiatan sesuai dengan TUSI BBPMP Provinsi Jawa Tengah baik sasaran maupun SDM yang akan menerima manfaat di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Kapokja selanjutnya berdiskusi dengan timnya untuk membahas sesuai rekomendasi masing-masing Kabupaten/Kota Pengisian Program Kegiatan 13 Merdeka Belajar oleh Tim Pokja dan dimasukkan di link yang tersedia.

“Program dan Kegiatan yang sudah dimasukkan ke link tersebut, selanjutnya dilakukan Pegecekan Program Kegiatan 13 Merdeka Belajar oleh bagaian keuangan, selanjutnya di Reviu dan Revisi Program Kegiatan 13 Merdeka Belajar Kepala Bagian Umum. Dan dilakukan Persetujuan oleh Program Kegiatan 13 Merdeka Belajar Kepala BBPMP Provinsi Jateng”. Terangnya.

Pelaksanaan program kegiatan 13 Merdeka Belajar oleh Pokja
Menerima dokumen Program kegiatan 13 Merdeka Belajar yang sudah disetujui oleh Kepala BBPMP Provinsi Jawa Tengah
Masing-masing Pokja membuat desian kegiatan
Lama Program, Transisi, Manajemen Perubahan, Komunikasi selama 9 bulan

“Indikator keberhasilan dari Design Thinking PBD BBPMP Provinsi Jawa Tengah ini nantinya bisa dilihat dari capaian berupa Terlaksananya Program 13 Episode MB  di BBPMP Prov Jateng. Inilah Prototype Design Thinking PBD yang menjadi praktik baik dalam menyusun program dan kegiatan”. Terangnya lagi.

Seperti diketahui bahwa Perencanaan Berbasis Data (PBD) bertujuan untuk memberikan perbaikan pembelanjaan anggaran serta pembenahan sistem pengelolaan  yang efektif, akuntabel dan konkret.