Published On: 14 May 2024Categories: Berita, Berita Daerah, Headline

Kota Pekalongan – – Memperingati Hardiknas, Pemkot Pekalongan mengadakan Acara Talkshow Pendidikan dengan tema “Dinamika Program Merdeka Belajar (KMB) dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Pekalongan Tahun 2024-2029 dilaksanakan Gedung Jlamprang Sekretariat Daerah Kota Pekalongan pada hari Senin, (13/5/2024). Sejumlah pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan bersatu untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan visi pendidikan yang lebih inklusif dan progresif di Kota Pekalongan.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Walikota Pekalongan, anggota DPRD, Dewan Pendidikan, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah. Perwakilan Kedinas Pendidikan dan Kabid, tokoh masyarakat, serta para tenaga pendidik dan kependidikan juga turut hadir memperkaya diskusi.

Dr. Nugraheni Triastuti menyampaikan materi tentang peran BBPMP dalam mendukung implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di daerah. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan instansi terkait dalam memastikan kesuksesan program ini. Termasuk dukungan Walikota Pekalongan kepada implementasi KMB baik regulasi maupun anggaran.

“Kami sampaikan terimakasih kepada Bapak Walikota Pekalongan yang terus memberikan support kepada BBPMP Jateng dalam memberikan bimbingan teknis dan pendampingan kepada OPD terkait pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam hal pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan”.Ungkapnya.

Nugraheni mengapresiasi pencapaian signifikan Kota Pekalongan dalam mengimplementasikan Program Merdeka Belajar. Salah satunya adalah dengan diterbitkannya Inwal Brayan Sinau IKM, gerakan ini menyasar 5 kelompok sasaran melalui Inwal Nomor 6 Tahun 2023 yakni Dindik, Forum/Organisasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Lembaga Penyelenggara Pendidikan.

“Program Brayan Sinau IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka) Kota Pekalongan. Beliau menyatakan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan inisiatif seperti Brayan Sinau IKM dapat menjadi model yang baik dalam memperkaya pelaksanaan Program Merdeka Belajar. Kolaborasi semacam ini tidak hanya memperkuat aspek dukungan anggaran tapi juga sarpras lainnya”. Ungkapnya lagi.

Dengan menuntaskan 26 episode KMB, di mana 15 di antaranya terfokus pada satuan pendidikan, Kota Pekalongan telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam dalam mendukung implementasi KMB. Capaian Kota Pekalongan dalam bidang pendidikan juga tercermin dari prestasi dalam peningkatan rapor pendidikan. “Dalam SPM Pendidikan yang memiliki 15 indikator, Kota Pekalongan berhasil mencapai tuntas madya”. Tambahnya.

Keberhasilan Kota Pekalongan dalam mengimplementasikan KMB dan meningkatkan kualitas rapor pendidikan menjadi inspirasi bagi setiap OPD untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mengawal Kebijakan Merdeka Belajar secara utuh dan terpadu.